Dokteria.com - Melihat suhu tubuh anak tiba-tiba melonjak seringkali membuat kita sebagai orang tua merasa khawatir. Namun, langkah pertama yang paling penting adalah tetap tenang.
Demam sebenarnya merupakan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh si kecil sedang bekerja melawan infeksi. Selama anak masih bisa bermain atau minum dengan baik, kita bisa melakukan perawatan mandiri di rumah sebelum memutuskan untuk ke dokter.
Berikut adalah beberapa langkah praktis dan akurat yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan panas anak secara efektif.
Pantau Suhu Tubuh Secara Berkala
Langkah awal yang wajib kamu lakukan adalah memastikan suhu tubuh anak menggunakan termometer. Jangan hanya mengandalkan rabaan tangan karena hasilnya tidak akan akurat.
Anak dikatakan demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. Lakukan pengecekan setiap beberapa jam untuk memantau apakah suhu tersebut naik atau justru mulai menurun setelah diberikan penanganan.
Jaga Hidrasi Tubuh Anak
Saat demam, tubuh anak cenderung kehilangan banyak cairan melalui keringat. Kondisi ini berisiko menyebabkan dehidrasi yang justru bisa memperburuk keadaan.
Pastikan kamu memberikan cairan yang cukup, baik itu berupa air putih, kuah sup, atau ASI bagi bayi. Cairan yang cukup membantu tubuh mengatur suhu internal dengan lebih baik dan mempercepat proses pemulihan.
Gunakan Kompres Air Hangat
Salah satu kesalahan umum adalah memberikan kompres air dingin atau es. Padahal, suhu dingin justru bisa membuat anak menggigil dan memicu suhu tubuh semakin naik. Cara yang benar adalah menggunakan kompres air hangat.
Kamu bisa meletakkan kain basah hangat pada area lipatan ketiak atau selangkangan selama 10 hingga 15 menit. Uap hangat akan membantu mengeluarkan panas melalui pori-pori kulit.
Berikan Pakaian yang Nyaman dan Tipis
Hindari memakaikan baju tebal atau menyelimuti anak dengan kain yang berlapis-lapis. Hal ini justru akan memerangkap panas di dalam tubuh dan membuat suhu sulit turun.
Sebaiknya, pakaikan baju berbahan katun yang tipis dan menyerap keringat. Pastikan juga suhu ruangan tetap sejuk namun tidak terlalu dingin agar anak merasa nyaman untuk beristirahat.
Kapan Harus Memberikan Obat Penurun Panas?
Jika anak terlihat sangat rewel atau merasa tidak nyaman karena suhu yang tinggi, kamu bisa memberikan obat penurun panas seperti parasetamol.
Pastikan dosis yang diberikan sesuai dengan berat badan dan usia anak yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran tenaga medis. Hindari memberikan aspirin kepada anak karena berisiko menyebabkan komplikasi serius.
Kapan Perlu Menghubungi Dokter?
Meskipun sebagian besar demam bisa ditangani di rumah, kita harus tetap waspada. Segera bawa si kecil ke fasilitas kesehatan jika demam tidak kunjung turun setelah tiga hari, anak mengalami kejang, muncul ruam merah, atau menunjukkan tanda-tanda sesak napas.
Selalu percayai insting kamu sebagai orang tua jika melihat ada gejala yang tidak biasa pada anak.






