Mengenal Jamur Truffle, Manfaat dan Cara Mengolahnya

Mengenal Jamur Truffle, Manfaat dan Cara Mengolahnya
Mengenal Jamur Truffle, Manfaat dan Cara Mengolahnya
Daftar Isi

Dokteria.com - Jamur truffle atau yang juga dikenal dengan nama lain seperti jamur kapuk atau jamur kuping adalah salah satu jenis jamur yang terkenal dengan aroma dan rasanya yang khas, dan memiliki banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Jamur ini memiliki bentuk unik dan kulit berwarna hitam atau putih, tergantung pada jenisnya. Jamur truffle memiliki aroma yang kuat dan rasa yang lezat, yang membuatnya menjadi makanan yang populer di seluruh dunia.

Jamur ini dikenal karena rasanya yang lezat dan aroma yang kuat. Jamur truffle ini berasal dari daerah Mediterania dan Eropa Selatan.

Jamur truffle merupakan salah satu jenis makanan yang cukup mahal, Jamur ini dikenal sebagai jamur gourmet karena harganya yang cukup mahal, bisa mencapai puluhan juta rupiah per kilogramnya.

Namun di balik harganya yang selangit itu, adakah kandungan gizi dan manfaat truffle bagi kesehatan?

Kenali jamur truffle dan kandungan nutrisinya

Tidak seperti kebanyakan jamur yang tumbuh di atas tanah, truffle tumbuh di akar pohon yang terkubur 5-10 cm di bawah tanah. Untuk mendapatkannya, diperlukan alat pendeteksi atau bloodhound khusus untuk mengendus keberadaannya.

Dari segi fisik, truffle juga berbeda dengan jamur biasa. Truffle berbentuk bulat, keras, tertutup sisik, dan ukurannya bervariasi tergantung spesiesnya. Ada lebih dari 100 jenis truffle di seluruh dunia, tetapi biasanya hanya sekitar 10 spesies yang digunakan untuk makanan, di antara yang paling mahal adalah truffle hitam dan truffle putih.

Nama latin truffle hitam adalah Tuber melanosporum, jamur truffle yang berasal dari hutan ek Perigord, Prancis, namun kini banyak dibudidayakan di Spanyol, Australia, dan Amerika Serikat. Truffle ini memiliki tampilan luar berwarna biru kehitaman saat masih segar dan berubah menjadi cokelat kehitaman dengan aroma tanah yang kental saat sudah tua.

Truffle putih (Tuber magnatum) berasal dari Italia dan dianggap sebagai truffle terbaik kedua di dunia setelah truffle hitam. Kulit luar berwarna coklat muda saat baru dipanen, namun berubah menjadi coklat tua saat sudah tidak segar dan diikuti dengan hilangnya rasa dan aroma yang khas setelah 1-2 minggu panen.

Dikutip dari penelitian kandungan gizi truffle meliputi protein, serat, dan sedikit kalori. Selain itu, terdapat pula vitamin dan mineral, seperti fosfor, mangan, selenium, seng, vitamin A, B, C, D, K dalam jumlah bervariasi tergantung jenis truffle yang Anda konsumsi.

Baca Juga: Cara Berhenti Merokok Secara Cepat dan Alami Meski Sudah Kecanduan

Pada kadar tertentu, jamur truffle juga kaya akan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas yang merugikan tubuh.

Manfaat jamur truffle untuk kesehatan

Berdasarkan kandungan nutrisinya yang tinggi, manfaat jamur truffle untuk kesehatan adalah:

1. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan gizi jamur truffle lain yang berkhasiat adalah sterol dan beta glukan. Kedua kandungan ini diketahui dapat menunjang kesehatan jantung, terutama karena terlalu banyak lemak di dalam tubuh.

Senyawa sterol berkhasiat untuk menyerap kolesterol dalam tubuh dan mengeluarkannya.

2. Meredakan peradangan

Peradangan pada tubuh yang terjadi terus menerus dapat mengakibatkan munculnya penyakit kronis. Untuk mencegahnya, para peneliti menyimpulkan bahwa jamur truffle dapat digunakan sebagai antiradang dan menjaga imunitas serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.

3. Mencegah kerusakan sel

Manfaat jamur truffle ini berasal dari kandungan antioksidannya, seperti vitamin C, likopen, asam galat, dan asam homogentisat. Studi mengatakan bahwa antioksidan dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit kronis, seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

4. Membunuh bakteri

Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa beberapa jenis jamur truffle dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat seperti Staphylococcus aureus hingga 66 persen. Hasil yang sama juga berlaku ketika truffle digunakan untuk menekan pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa yang relatif resisten terhadap antibiotik.

5. Ini adalah afrodisiak

Jamur truffle merupakan sayuran yang bersifat afrodisiak, atau khasiat yang dapat meningkatkan gairah seks seseorang. Khasiat afrodisiak jamur ini karena baunya seperti hormon androsterone, yaitu hormon yang merangsang gairah seks pada pria dan wanita.

6. Membunuh sel kanker

Tes laboratorium lain yang menggunakan ekstrak truffle menemukan bahwa tanaman tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker di hati, paru-paru, usus besar, dan payudara. Ekstrak jamur truffle hitam putih juga dapat melawan sel kanker di leher rahim (serviks).

Alasan mengapa jamur truffle mahal

Mengapa truffle mahal? Alasannya karena jamur ini merupakan jenis jamur yang sulit dibudidayakan sehingga tergolong langka. Jamur truffle justru tumbuh liar tanpa bisa dikendalikan produksinya.

Yang membuat truffle mahal adalah truffle hanya bisa tumbuh di tempat dan musim tertentu. Truffle hitam dan truffle putih adalah yang paling mahal.

Truffle hitam berasal dari wilayah perigord di Prancis barat daya dan hanya berkembang pada tanggal 5 September hingga Desember. Sedangkan jamur truffle putih banyak dijumpai di wilayah Piedmont Italia utara pada musim dingin dan musim gugur.

Cara mengolah jamur truffle yang benar

Karena stoknya yang langka dan harganya yang sangat tinggi, truffle hanya digunakan dalam jumlah yang sangat kecil. Penggunaannya pun tergantung dari jenis truffle itu sendiri, namun biasanya jamur ini dimakan mentah, diolah menjadi saus, atau dijadikan campuran pada keju dan masakan yang mengandung daging.

Truffle hitam, misalnya, paling cocok sebagai bahan tambahan pada masakan yang dimasak karena aromanya yang sangat kental dan dapat meresap ke dalam makanan. Sebaliknya, truffle putih sebenarnya lebih baik diparut atau diiris tipis, kemudian digunakan sebagai taburan pada masakan yang sudah dimasak.

Berbeda dengan truffle hitam, aroma truffle putih cenderung menguap jika dicampur dengan masakan atau disimpan terlalu lama. Truffle putih juga tidak boleh dicampur dengan hidangan dengan kadar asam tinggi, karena akan menghilangkan aroma khas truffle.

Baca Juga: Apakah aman menggunakan handbody pemutih pada kulit?

Berikut ini urutan Cara mengolah jamur truffle yang benar:

  1. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti jamur truffle, minyak sayur, bawang putih, bawang bombay, garam, dan kaldu jamur.
  2.  Potong-potong jamur truffle menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  3. Panaskan minyak sayur dalam wajan dan tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  4. Masukkan potongan jamur truffle dan aduk rata.
  5. Tuangkan sedikit kaldu jamur dan aduk lagi hingga jamur truffle larut.
  6. Koreksi rasa dengan garam secukupnya.
  7. Angkat dan sajikan jamur truffle yang sudah matang.

Manfaat jamur truffle di atas diperoleh melalui penelitian di laboratorium dengan dosis tertentu sehingga tidak bisa dijadikan patokan pengobatan alternatif untuk penyakit, termasuk kanker.

Toh truffle dalam makanan hanya disajikan dalam porsi kecil, yakni 0,5 gram/saji atau hanya 1/10 sendok teh, sehingga Anda mungkin belum bisa merasakan manfaat kesehatannya.

Untuk mendapatkan manfaat jamur truffle secara utuh, pastikan Anda tidak terlalu banyak mengonsumsi jamur ini.