Mood swing artinya perubahan suasana hati atau perasaan yg sangat cepat dan datang-tiba. Perubahan suasana hati ini dapat mencakup perasaan suka , sedih, murka , cemas, khawatir, serta lain-lain.
Mood swing dapat terjadi pada siapa saja, namun wanita lebih rentan mengalaminya, terutama selama masa pubertas, kehamilan, dan menopause. Mood swing bisa muncul menjadi reaksi berasal hal-hal yang terjadi di sekitar tapi bisa juga tanpa sebab yg jelas.
Setiap orang absolut pernah mengalami mood swing, dan ini normal. namun pada beberapa orang, perubahan suasana hati ini bisa berlangsung lebih sering serta ekstrem. Akibatnya, fungsi kehidupan sehari-hari mampu terganggu.
Apa itu mood swing?

Mood swing adalah perubahan suasana hati yang berlangsung cepat. Hal ini termasuk wajar jika kamu hanya sesekali mengalaminya. Akan tetapi, apabila perubahan suasana hati ini terjadi cukup sering dan sangat intens sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari, maka bisa menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu.
Mood swing dapat timbul sebagai reaksi dari hal-hal yang terjadi di sekitar kamu, misalnya karena masalah pekerjaan. Namun, seseorang juga bisa mengalaminya tanpa sebab yang jelas.
Tanda-tanda mood swing
Meskipun sama-sama ditandai dengan perubahan suasana hati, terdapat perbedaan pada mood swing yang normal terjadi atau disebabkan oleh penyakit mental.
Tanda-tanda mood swing yang normal
Petunjuk kamu sedang mengalami mood swing adalah saat kamu sedang merasa gembira dan gembira, kemudian merasa sedih dan terperosok secara tiba-tiba.
Tingkat keparahan mood swing dapat bervariasi dan Ini adalah hal yang normal serta umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Umpamanya, kamu yang awalnya merasa gembira dan gembira karena baru mendapatkan informasi baik, lalu dengan kencang merasa stres atau sedih karena ada beban yang baru diberikan di daerah kerja.
Mood swing juga dapat terjadi saat hal yang telah kamu rencanakan tiba-tiba gagal dilakukan, atau sesuatu berlangsung tak cocok harapan.
Umumnya, kamu akan mengalami mood swing selama sehari atau malah dalam sebagian jam saja.
Pada keesokan harinya, suasana hati kamu telah kembali membaik. Malahan, kamu mungkin tak ingat alasan perubahan suasana hati menjadi buruk di hari sebelumnya.
Selama situasi mood swing tak memengaruhi mutu hidup secara umum, membuat kamu mengacuhkan keharusan sehari-hari dan merusak hubungan dengan orang-orang di sekelilingmu, maka ini masih menjadi pertanda-pertanda mood swing yang normal.
Umumnya ini dapat ditangani dengan menjalankan perubahan gaya hidup yang dapat memengaruhi mood swing.
Tanda-tanda mood swing disebabkan penyakit mental
Tanda-tanda mood swing yang sudah parah dan membutuhkan pertolongan dari ahlinya adalah ketika perubahan suasana hati terjadi secara ekstrem atau terlalu sering sampai memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Mood swing yang disebabkan penyakit mental juga bisa disertai munculnya keinginan untuk melakukan hal-hal berisiko atau upaya bunuh diri. Karena itu, kondisi ini perlu segera ditangani.
Apa saja penyebab mood swing?
Berikut adalah beberapa penyakit dan kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami mood swing:
1. Penyakit kronis
Salah satu penyebab mood swing adalah adanya penyakit kronis yang memengaruhi otak, seperti seperti demensia dan stroke.
2. Gangguan bipolar
Perubahan suasana hati yang dialami oleh orang dengan gangguan bipolar cenderung lebih intens dan lama.
Penderita bisa merasa sangat bahagia selama berhari-hari atau berminggu-minggu, yang disebut fase mania.
Setelah fase mania tersebut berakhir, penderita dapat merasa sangat sedih hingga didera putus asa.
3. Gangguan kepribadian ambang (borderline personality disorder)
Mood swing juga bisa jadi salah satu gejala gangguan kepribadian ambang. Pada kondisi ini, perubahan suasana hati biasanya muncul secara tiba-tiba dan sangat intens. Namun, tingkat keparahannya tidak seekstrem pada gangguan bipolar.
4. Atttentiondeficit hyperactivity disorder (ADHD)
Selain rentan mengalami mood swing, orang dengan ADHD juga bisa mudah marah, impulsif, dan sulit untuk konsentrasi.
5. Pola makan yang buruk
Pola makan yang buruk bisa memicu kekurangan nutrisi yang pada akhirnya memengaruhi kadar gula darah. Jika dibiarkan terus menerus, maka bisa terjadi malnutrisi yang dalam jangka panjang dapat membuat suasana hati menjadi lebih kacau.
6. Gangguan pencernaan
Para peneliti melihat bahwa ada hubungan antara mood swing dan penyakit Celiac serta radang usus. Hubungan penyakit Celiac dan mood swing artinya seringkali dikaitkan dengan gangguan mental, seperti depresi.
7. Perubahan hormon
Penyebab mood swing bisa dipicu oleh perubahan hormon yang terjadi saat PMS, kehamilan, dan menopause. Namun pada PMS, gejala mood swing biasanya akan hilang 2-3 hari setelah menstruasi dimulai.
8. Obat-obatan
Beberapa obat untuk menangani gangguan mental juga dapat menjadi penyebab mood swing. Selain itu, obat steroid juga dikaitkan dengan perubahan suasana hati.
Namun, hal ini terkadang juga menandakan bahwa pasien mengalami salah diagnosis dan butuh kembali memeriksakan diri ke dokter.
Bagaimana cara mengatasi mood swing?
Penyebab mood swing dapat beragam, termasuk perubahan hormon, stres, kelelahan, kurang tidur, efek samping obat-obatan, dan masalah kesehatan mental seperti depresi atau bipolar.
Beberapa cara untuk mengatasi mood swing meliputi:
1. Identifikasi penyebab mood swing.
Mengetahui penyebab mood swing dapat membantu Anda menghindari atau mengatasi faktor-faktor yang memicu perubahan suasana hati.
2. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Salah satu cara mengatasi mood swing adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
Cobalah untuk lebih peduli lagi dengan apa yang kamu konsumsi sehari-hari. Usahakan untuk memperbanyak asupan sayur dan buah segar agar kesehatan fisik dan mental lebih terjaga.
3. Tidur dengan durasi yang cukup
Kurang tidur bisa membuat orang mudah tersinggung dan sulit konsentrasi. Oleh karena itu, usahakan untuk mendapatkan tidur malam yang cukup, setidaknya tujuh hingga delapan jam sehari.
4. Melakukan teknik relaksasi

Terapkan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam. Teknik ini dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan suasana hati.
Ada berbagai teknik relaksasi yang dapat dilakukan sebagai cara mengatasi mood swing. Contohnya, latihan pernapasan dalam (deep breathing), meditasi, dan yoga.
5. Melakukan hobi
Kamu bisa mengatasi mood swing dengan memperbanyak aktivitas yang positif dan menyenangkan. Misalnya, jika kamu senang main musik, lakukanlah lebih sering lagi.
6. Rutin berolahraga
Olahraga dapat membantu mengurangi stres dan meredakan perubahan suasana hati.
Jika ingin mood swing kamu lebih baik, pastikan untuk berolahraga secara teratur. Kamu bisa mulai berolahraga ringan, seperti berjalan kaki atau jogging selama 30 menit per hari.
7. Berbicara dengan orang-orang terdekat
Kadang, mood swing yang buruk bisa menghilang begitu saja ketika kamu sudah bercerita dengan keluarga atau teman dekat.
8. Pertimbangkan terapi obat
Jika mood swing disebabkan oleh masalah kesehatan mental seperti depresi atau bipolar, terapi obat mungkin diperlukan untuk membantu mengendalikan mood swing.
9. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol
Kafein dan alkohol dapat memperburuk perubahan suasana hati.
10. Konsultasikan dengan dokter atau terapis
Jika mood swing Anda terus berlanjut dan memengaruhi aktivitas sehari-hari, maka konsultasikan dengan dokter atau terapis untuk mendapatkan bantuan dan pengobatan yang sesuai.
Selain itu, penting untuk menjaga pola makan yang sehat, menghindari merokok, dan memperhatikan kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan untuk membantu mengatasi mood swing.
Kapan harus memeriksakan mood swing?

Mood swing tidak selalu memerlukan penanganan medis, namun sebaiknya segera hubungi dokter jika mood swing yang kamu alami:
- Terjadi secara rutin atau sering
- Terjadi sangat cepat dan intens
- Berlangsung selama lebih dari beberapa hari
- Memengaruhi pekerjaan, hubungan, atau aspek lain dari kehidupan
- Menyebabkan terlibat dalam perilaku berisiko
- Disertai keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau mengakhiri hidup
Mencari perawatan medis
- Cari bantuan darurat jika Anda
- Berpikir untuk bunuh diri
- Dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain
Kunjungi dokter jika Anda
- Merasa sedih, hampa, putus asa, atau menangis sepanjang hari, hampir setiap hari
- Bermasalah dengan pekerjaan, sekolah, atau hubungan
- Mengalami suasana hati yang meluap-luap secara terus-menerus yang berlanjut selama lebih dari beberapa hari
- Mengambil risiko berlebihan
Ahli kejiwaan seperti psikolog atau psikiater dapat membantu mendiagnosis penyebab mood swing dan merekomendasikan cara mengatasinya yang tepat. Dengan ini, frekuensi mood swing bisa berkurang.


