Ini berbahaya nggak? Perlu segera ke dokter?
Kabar baiknya: biang keringat hampir selalu tidak berbahaya. Kebanyakan kasus sembuh sendiri dalam beberapa hari setelah penyebabnya diatasi.
Ini bukan penyakit kulit serius, bukan menular, dan bukan tanda penyakit dalam. Yang terjadi sangat sederhana: keringat terperangkap di bawah kulit karena salurannya tersumbat, lalu muncul sebagai ruam.
Tapi ada situasi tertentu yang butuh perhatian lebih, dan kita bahas di bagian bawah.
Kenapa ini bisa terjadi?
Kulit punya jutaan kelenjar keringat kecil. Saat tubuh kepanasan, kelenjar ini mengeluarkan keringat ke permukaan kulit supaya suhu tubuh turun.
Masalah muncul kalau saluran keringat tersumbat. Keringat tidak bisa keluar, lalu bocor ke dalam lapisan kulit. Di situlah ruam terbentuk.
Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh kotoran kulit atau bakteri yang memang sudah ada di kulit kita, yang membentuk lapisan penghambat di saluran keringat.
Sederhananya: biang keringat bukan karena kulit “kotor.” Ini reaksi normal kulit yang kepanasan atau terlalu tertutup.
Apa saja jenisnya, dan kenapa penting dibedakan?

Ada tiga jenis biang keringat. Tampilannya berbeda, dan cara merawatnya pun sedikit berbeda.
1. Biang keringat bening (miliaria crystallina)
Ini yang paling ringan. Muncul sebagai gelembung kecil berisi cairan bening, seperti titik air di permukaan kulit. Tidak gatal, tidak merah, tidak nyeri.
Ini terjadi karena penyumbatan di lapisan terluar kulit, sangat dangkal. Gelembungnya mudah pecah dan biasanya hilang sendiri dalam satu hari.
Jenis ini sering muncul pada bayi baru lahir dan orang dewasa yang baru pindah ke cuaca panas.
2. Biang keringat merah gatal (miliaria rubra)
Ini yang paling umum dan paling sering dikeluhkan. Muncul sebagai bintik atau benjolan kecil kemerahan yang terasa gatal, bahkan perih, terutama saat berkeringat.
Gatalnya bisa terasa sangat mengganggu. Ini karena penyumbatan terjadi lebih dalam dan memicu peradangan di kulit.
Pada bayi, bagian yang sering kena adalah lipatan paha, ketiak, dan leher. Pada orang dewasa, paling sering di area yang tertutup pakaian seperti punggung, dada, dan lengan.
Jenis ini yang biasanya orang maksud saat bilang “biang keringat.”
3. Biang keringat dalam (miliaria profunda)
Ini yang paling jarang. Muncul sebagai benjolan lebih besar, warnanya seperti kulit, dan tidak berpusat di sekitar rambut.
Yang membuatnya berbeda: biang keringat jenis ini muncul dalam beberapa menit setelah berkeringat, lalu hilang sekitar satu jam setelah keringat berhenti.
Jenis ini biasanya dialami orang yang punya riwayat biang keringat merah berulang, atau orang yang tiba-tiba bekerja di lingkungan panas ekstrem dalam waktu lama.
Siapa yang paling sering kena?
Bayi sangat rentan. Saluran keringat bayi belum sempurna, sehingga lebih mudah tersumbat. Biang keringat bening paling sering terjadi pada bayi usia dua minggu ke bawah.
Orang dewasa juga bisa kena, terutama kalau tinggal atau bekerja di tempat panas dan lembap, banyak berkeringat saat olahraga, memakai pakaian ketat atau bahan sintetis, atau baru pindah dari iklim dingin ke iklim tropis.
Ini bukan soal kebersihan. Ini soal panas, kelembapan, dan kulit yang terlalu lama tertutup.
Apa yang harus dilakukan sekarang?
Satu prinsip utama: dinginkan kulitnya.
Pengobatan utama biang keringat adalah mendinginkan dan mengeringkan area yang terkena, serta menghindari kondisi yang membuat tubuh berkeringat berlebihan. Lingkungan ber-AC adalah yang paling ideal.
Langkah konkret yang bisa dilakukan di rumah:
- Pindah ke ruangan yang lebih sejuk atau ber-AC
- Mandi air dingin atau suam-suam kuku, hindari air panas
- Keringkan kulit dengan lembut setelah mandi, jangan digosok keras
- Ganti pakaian ke bahan katun tipis yang longgar
- Lepaskan plester, perban, atau patch obat yang menempel di area bermasalah
- Hindari krim tebal, lotion berminyak, atau bedak tabur yang bisa menyumbat pori lebih lanjut
Biang keringat bening tidak perlu diobati dan sembuh sendiri dalam satu sampai dua hari. Biang keringat merah yang gatal butuh sedikit lebih banyak bantuan.
Untuk biang keringat yang gatal parah, apa obatnya?
Untuk jenis yang merah dan gatal, dokter biasanya merekomendasikan dua pilihan.
Pertama, krim kortikosteroid ringan hingga sedang, seperti krim hidrokortison yang dijual bebas, atau yang lebih kuat dari resep dokter. Krim ini meredakan peradangan. Biasanya dipakai satu sampai dua minggu pada area yang terkena.
Kenapa ini yang dipakai? Karena akar masalahnya adalah peradangan, dan krim ini cara paling efektif meredakannya.
Kedua, lotion kalamin bisa membantu rasa gatal dan memberikan sensasi sejuk di kulit.
Yang perlu dihindari: produk yang menutup kulit seperti petroleum jelly (vaselin), krim berminyak tebal, atau minyak bayi. Ini justru memperparah penyumbatan.
Penting: jangan gunakan krim kortikosteroid di wajah atau area lipatan bayi tanpa arahan dokter.
Kalau ada nanah atau luka, ini beda ceritanya
Kadang biang keringat bisa terinfeksi bakteri. Tandanya adalah muncul bintik bernanah, kulit makin merah dan bengkak, terasa nyeri, atau ada cairan kuning maupun kehijauan.
Kalau sudah ada nanah, dokter akan meresepkan antibiotik oles untuk mengatasi infeksi yang menumpang.
Ini bukan sekadar biang keringat biasa lagi dan butuh penanganan dari dokter.
Kapan harus segera ke dokter?
Segera ke dokter atau klinik terdekat kalau:
- Muncul nanah, atau kulit merembes cairan kuning atau kehijauan
- Kulit makin merah, bengkak, dan nyeri saat disentuh, terutama kalau menyebar
- Biang keringat tidak membaik setelah tiga sampai lima hari meski sudah didinginkan
- Bayi atau anak rewel terus, demam, dan ruamnya menyebar luas
- Kamu merasa pusing, mual, atau badan lemas bersamaan dengan ruam yang luas
Poin terakhir itu penting. Kalau biang keringat menutupi area kulit yang sangat luas, tubuh bisa kehilangan kemampuan mengatur suhu. Kondisi ini disebut kelelahan akibat panas (heat exhaustion) dan butuh penanganan segera.
Kenapa biang keringat bisa kambuh terus?
Beberapa orang mengalami biang keringat setiap musim panas atau setiap kali cuaca panas. Ini wajar, tapi ada yang bisa dilakukan untuk menguranginya.
- Pilih bahan pakaian katun atau linen, bukan poliester
- Mandi lebih sering saat hari panas
- Keringkan kulit di lipatan tubuh seperti leher, ketiak, dan selangkangan dengan teliti
- Jangan tidur dengan kondisi kamar yang panas dan lembap
- Kalau sering olahraga intens, ganti baju segera setelah selesai
Ada satu hal yang belum banyak diketahui: pada orang yang sering kena biang keringat, mengoleskan anhydrous lanolin sebelum olahraga bisa membantu mencegah munculnya biang keringat baru. Tapi ini baiknya didiskusikan dulu dengan dokter sebelum dicoba.
Apakah ini biang keringat atau sesuatu yang lain?
Biang keringat sering salah dikira kondisi kulit lain. Beberapa yang tampilannya mirip:
Ruam popok pada bayi lokasinya di area yang kontak dengan popok, dan penyebabnya adalah gesekan dan kelembapan dari urine atau feses, bukan keringat.
Kurap atau infeksi jamur biasanya tepi ruamnya lebih jelas dan melingkar, sering muncul di lipatan tubuh.
Alergi kulit sering muncul setelah kontak dengan bahan baru seperti sabun, detergen, atau pakaian baru, dan bisa muncul di mana saja, tidak hanya area berkeringat.
Cacar air gelembungnya tersebar lebih luas, termasuk di wajah, dan biasanya disertai demam.
Kalau kamu tidak yakin dan ruam tidak membaik dalam beberapa hari, lebih baik periksakan ke dokter.
Singkatnya, yang perlu kamu ingat
Biang keringat itu normal, tidak berbahaya untuk kebanyakan orang, dan bisa sembuh hanya dengan mendinginkan kulit. Yang gatal bisa dibantu krim dokter. Yang ada nanahnya butuh antibiotik. Kalau tubuh terasa lemas atau pusing bersamaan dengan ruam yang luas, itu kondisi yang perlu ditangani segera.
FAQ
Biang keringat bisa sembuh sendiri tanpa diobati?
Ya, untuk jenis yang ringan seperti gelembung bening, biasanya sembuh dalam satu sampai dua hari hanya dengan mendinginkan dan mengeringkan kulit. Untuk yang merah dan gatal, bisa sembuh sendiri juga tapi butuh waktu lebih lama. Krim bisa mempercepat prosesnya.
Anak saya masih bayi, kulitnya penuh bintik merah di leher dan ketiak. Ini biang keringat? Berbahaya?
Hampir pasti biang keringat. Ini sangat umum pada bayi, terutama di lipatan kulit yang panas dan lembap. Tidak berbahaya. Pakaikan baju yang longgar dan tipis, jaga agar kulitnya tetap kering. Kalau muncul nanah atau bayi demam, bawa ke dokter.
Boleh tidak pakai bedak untuk biang keringat?
Sebaiknya tidak. Bedak bisa menggumpal di kulit yang basah dan justru memperparah penyumbatan saluran keringat. Lebih baik keringkan kulit dengan cara alami.
Saya sudah pakai krim tapi tidak sembuh juga setelah seminggu. Kenapa?
Kemungkinannya ada dua: kamu belum cukup mengatasi faktor panasnya, atau ini bukan biang keringat biasa. Mungkin sudah ada infeksi, atau ini kondisi kulit lain. Sudah saatnya periksa ke dokter.
Biang keringat bisa jadi tanda penyakit serius?
Pada orang sehat, tidak. Tapi dalam kasus yang sangat jarang, biang keringat berulang yang berat bisa jadi tanda kondisi tertentu yang memengaruhi kelenjar keringat. Kalau sering kambuh parah tanpa alasan jelas, ceritakan ke dokter umum.
Apa bedanya biang keringat dengan ruam panas?
Keduanya nama untuk hal yang sama. “Biang keringat” adalah istilah sehari-hari di Indonesia, sementara “ruam panas” adalah terjemahan dari istilah medisnya. Nama medis resminya adalah miliaria.
Saya hamil dan sering biang keringat. Aman nggak pakai krim hidrokortison?
Untuk area kecil dan waktu singkat, umumnya dianggap aman. Tapi selama kehamilan, sebaiknya semua penggunaan obat topikal dikonfirmasi dulu ke dokter kandungan atau dokter umum.
Referensi
- Guerra KC, Toncar A, Krishnamurthy K. Miliaria. StatPearls [Internet]. StatPearls Publishing; diperbarui 1 September 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537176/
- Miliaria. Merck Manual Professional Edition. Diperbarui 2024. https://www.merckmanuals.com/professional/dermatologic-disorders/sweating-disorders/miliaria
- Palaniappan V, Sadhasivamohan A, Sankarapandian J, Karthikeyan K. Miliaria crystallina. Clin Exp Dermatol. 2023;48(5):462–467. doi:10.1093/ced/llad032
- Stanford Medicine 25. Miliaria Crystallina. https://med.stanford.edu/stanfordmedicine25/blog/archive/2017/Miliaria.html
- Rash, Heat. Quick Medical Diagnosis & Treatment 2024. McGraw Hill/AccessMedicine.





