Acnosil

Redaksi DokteriaSenin, 29 Juni 2026 | 17:55 WIB
Mengenal Acnosil, Krim Tretinoin untuk Jerawat Pustula
Mengenal Acnosil, Krim Tretinoin untuk Jerawat Pustula

Acnosil adalah obat untuk jerawat berbentuk krim yang mengandung zat aktif tretinoin, diproduksi oleh First Medifarma. Obat ini digunakan untuk mengatasi jerawat pustula dan menghilangkan komedo dengan cara mengelupaskan sel-sel kulit mati. Acnosil tergolong obat keras, sehingga penggunaannya memerlukan resep dan pengawasan dokter.

Apa Itu Acnosil?

Acnosil terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi DKL 0807119329 A1 (sumber: First Medipharma). Obat ini masuk dalam kelas terapi sediaan pengobatan jerawat, tersedia dalam bentuk krim dengan kemasan box, tube isi 10 gram. KlikDokter

Berdasarkan data KlikDokter, produk ini memiliki dua varian:

  • Acnosil, dengan kandungan tretinoin 0,025% KlikDokter
  • Acnosil Forte, dengan kandungan tretinoin 0,05% KlikDokter

Catatan: situs resmi produsen First Medipharma mencantumkan kadar tretinoin 0,1% untuk kemasan Acnosil. Terdapat perbedaan angka antar sumber resmi, sehingga konsumen disarankan mengacu pada label kemasan yang dibeli.

Kegunaan / Indikasi

Acnosil digunakan untuk mengatasi jerawat pustula (benjolan kecil pada kulit yang mengandung cairan atau nanah), dan menghilangkan komedo. (Sumber: KlikDokter)

Kandungan / Bahan Aktif

Bahan aktif Acnosil adalah tretinoin, salah satu bentuk vitamin A topikal dari golongan retinoid. Berdasarkan label resmi First Medipharma, kemasan tube 10 gram mencantumkan kadar tretinoin 0,1%. Sementara basis data KlikDokter mencantumkan kadar 0,025% untuk Acnosil reguler dan 0,05% untuk Acnosil Forte. Karena ada perbedaan antar sumber, kadar pasti perlu dikonfirmasi langsung pada kemasan yang dibeli.

Dosis dan Cara Penggunaan

Acnosil termasuk dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini harus sesuai anjuran dan resep dokter.

Cara penggunaan menurut KlikDokter:

  • Bersihkan wajah terlebih dahulu.
  • Oleskan Acnosil krim 1-2 kali sehari, biasanya pada waktu sebelum tidur pada daerah kulit yang berjerawat.
  • Respons terapeutik dapat terlihat setelah 6-8 minggu.

Data dosis khusus untuk anak-anak dan lansia belum ditemukan dari sumber resmi yang dapat diverifikasi. Ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.

Cara penyimpanan: Simpan pada suhu 15-30°C, lindungi dari cahaya. (Sumber: KlikDokter)

Peringatan dan Kontraindikasi

Berdasarkan data KlikDokter:

  • Tidak boleh diberikan pada wanita hamil, khususnya trimester pertama, dan wanita menyusui.
  • Tidak boleh digunakan bersamaan dengan vitamin A.

Kategori kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Acnosil ke dalam Kategori C, yang berarti studi pada hewan menunjukkan efek buruk pada janin, namun belum ada studi terkontrol pada manusia. Obat hanya diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Data spesifik untuk kelompok anak-anak, lansia, dan penderita gangguan ginjal/hati belum ditemukan dari sumber resmi yang dapat diverifikasi.

Efek Samping

Berdasarkan KlikDokter, efek samping yang mungkin timbul meliputi:

  • Iritasi kulit
  • Eritema (kemerahan kulit)
  • Kulit kering
  • Pruritus (gatal)
  • Kulit mengelupas, melepuh, berkerak, dan tidak nyaman

Gejala overdosis menurut KlikDokter: hipervitaminosis A, seperti sakit kepala, mual, muntah, muka memerah, cheilosis (bercak merah dan bengkak pada sudut bibir), sakit perut, dan ataksia. Jika terjadi overdosis, penanganan berupa pengobatan simtomatik dan suportif oleh tenaga medis.

Interaksi Obat

Berdasarkan KlikDokter:

  • Iritasi kulit dapat meningkat jika digunakan bersamaan dengan obat topikal, sabun, atau kosmetik yang mengandung alkohol tinggi, resorsinol, atau asam salisilat.
  • Kemanjuran dapat berkurang bila digunakan bersamaan dengan agen pengoksidasi seperti benzoil peroksida.
  • Penggunaan bersamaan dengan vitamin A berpotensi fatal karena dapat memicu eksaserbasi hipervitaminosis A.

Kapan Harus ke Dokter

Segera konsultasikan ke dokter bila mengalami kondisi berikut:

  • Iritasi, kemerahan, atau pengelupasan kulit yang parah dan tidak membaik setelah beberapa minggu.
  • Muncul tanda reaksi alergi, seperti bengkak, gatal hebat, atau ruam yang meluas.
  • Jerawat tidak menunjukkan perbaikan setelah masa terapi yang disarankan.
  • Sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui sebelum memulai maupun melanjutkan penggunaan.
  • Muncul gejala yang mengarah ke overdosis vitamin A, seperti sakit kepala hebat, mual, atau muntah.

FAQ

Apakah Acnosil bisa dibeli tanpa resep dokter?

Tidak. Acnosil termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai anjuran dan resep dokter.

Berapa kali sehari Acnosil dioleskan?

Acnosil krim biasanya dioleskan 1-2 kali sehari, umumnya sebelum tidur, pada area kulit berjerawat. (Sumber: KlikDokter)

Bolehkah Acnosil digunakan oleh ibu hamil?

Acnosil tidak boleh diberikan pada wanita hamil, khususnya trimester pertama. Produk ini masuk kategori kehamilan C menurut FDA.

Apa beda Acnosil dan Acnosil Forte?

Berdasarkan KlikDokter, Acnosil mengandung tretinoin 0,025%, sementara Acnosil Forte mengandung tretinoin 0,05%. Keduanya berbentuk krim dengan kemasan tube 10 gram.

Berapa lama hasil pengobatan Acnosil mulai terlihat?

Respons terapeutik biasanya terlihat setelah 6-8 minggu pemakaian. (Sumber: KlikDokter)

Apa yang terjadi jika Acnosil digunakan bersama vitamin A?

Kombinasi ini berisiko tinggi. Penggunaan bersamaan vitamin A berpotensi fatal karena dapat memicu eksaserbasi hipervitaminosis A.

Bagaimana cara menyimpan Acnosil dengan benar?

Acnosil disimpan pada suhu 15-30°C dan dilindungi dari cahaya.

Referensi

  1. KlikDokter. “Acnosil”. Diakses dari: https://www.klikdokter.com/obat/obat-kulit/acnosil. Diakses pada: 2026.
  2. First Medipharma. “Acnosil 0.25%”. Diakses dari: https://firstmedipharma.co.id/product/acnosil-2/. Diakses pada: 2026.
  3. MIMS Indonesia. “Tretinoin – Topical Patient Medicine Information”. Diakses dari: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/tretinoin/patientmedicine/tretinoin-topical. Diakses pada: 2026.
  4. MIMS Indonesia. “Acne Vulgaris: Management”. Diakses dari: https://www.mims.com/indonesia/disease/acne-vulgaris/management. Diakses pada: 2026.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi kesehatan umum. Artikel ini bukan pengganti diagnosis, saran, atau pengobatan medis profesional. Selalu konsultasikan kondisi Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan yang berkualifikasi, dan ikuti petunjuk penggunaan resmi yang tertera pada kemasan produk.